NA-AM DPW,Organisasi Rapat Pembentukan DPW DKI Jakarta dan Jawa Barat

Rapat Pembentukan DPW DKI Jakarta dan Jawa Barat

DPW Jakarta Jam’iyyah NA-AM Resmi Terbentuk

Jam’iyyah NA-AM terus melangkah dalam upaya meneguhkan dakwah dan pendidikan aqidah Islam ala Asy’ariyyah wal Maturidiyyah, dengan tetap berpegang pada metode pembelajaran hukum aqli: wajib, mustahil, dan jaiz. Sebagai bagian dari konsolidasi kelembagaan tersebut, telah dilaksanakan rapat pemilihan pengurus wilayah untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Rapat Dilaksanakan Di Majelis Ta'lim NA-AM Pisangan, Pada tanggal 12 Desember 2018

Berdasarkan hasil musyawarah yang berlangsung dengan penuh adab dan semangat kebersamaan, disepakati bahwa Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jakarta Jam’iyyah NA-AM resmi dibentuk, dengan menetapkan Ustadz Anshori sebagai Ketua DPW Jakarta.

Pembentukan DPW Jakarta ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Jam’iyyah NA-AM di wilayah ibukota, khususnya dalam membina dan mensinergikan kegiatan majelis ta’lim, dakwah, serta pendidikan aqidah Islam yang berlandaskan faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah ala Asy’ariyyah wal Maturidiyyah. Kehadiran struktur wilayah diharapkan mampu menjadi penghubung yang efektif antara Jam’iyyah dan majelis ta’lim di tingkat lokal, sekaligus menjaga tertib administrasi dan arah perjuangan organisasi.

Adapun untuk wilayah Jawa Barat, rapat belum dapat menetapkan susunan pengurus DPW. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu rapat, sehingga pembahasan mengenai pembentukan dan penetapan pengurus DPW Jawa Barat ditunda untuk dibahas pada forum selanjutnya. Jam’iyyah NA-AM memandang penundaan ini sebagai bagian dari kehati-hatian organisasi agar setiap keputusan dapat diambil melalui musyawarah yang cukup, matang, dan bertanggung jawab.

Rapat Dihadiri oleh Ketua Umum Jamiyyah NA-AM beserta jajarannya

Jam’iyyah NA-AM menegaskan bahwa penguatan struktur wilayah bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memastikan bahwa dakwah dan pendidikan agama berjalan dengan rapi, berkesinambungan, serta tetap berada dalam koridor manhaj yang lurus. Oleh karena itu, DPW Jakarta diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga adab jam’iyyah, serta mengedepankan semangat khidmah dan persatuan.

Semoga dengan terbentuknya DPW Jakarta, Jam’iyyah NA-AM semakin mampu menjalankan perannya sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah Islamiyyah yang berkhidmah bagi umat, bangsa, dan negara, dalam rangka melestarikan dan menghidupkan kembali metode pembelajaran aqidah yang kokoh, seimbang, dan menenteramkan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *